Crane adalah alat berat yang sering digunakan dalam pekerjaan pengangkatan dan pemindahan beban berat. Untuk itu selalu dibutuhkan alat pengait yang dinamakan hook.
Komponen penting dalam crane ini berfungsi menjadi penghubung antara crane dan beban yang diangkat. Pemilihan jenis hook yang tepat penting dilakukan untuk memastikan efisiensi dan keamanan selama penggunaan crane.
- Apa itu Hook?
- Standar Penggunaan Hook
- Jenis Hook pada Crane
- Jenis Hook Sesuai Pengamanan
- Fungsi Hook pada Crane
- Penggunaan Hook pada Crane Secara Aman
- Pilih Hook yang Sesuai
- Periksa Hook Sebelum Digunakan
- Gunakan Sling Sesuai
- Sesuai Kapasitas Angkat
- Pengaman Tambahan
- Perhatikan Sistem Penghubung
- Hindari Gerakan Mendadak
- Kesimpulan
Baca Juga: Mengenal Fungsi dan Cara Kerja Crane
Berikut berbagai jenis hook pada crane dan fungsinya.
Apa itu Hook?

Hook atau pengait crane merupakan alat derek yang dipasang pada crane dan terhubung dengan rantai atau tali sebagai tempat yang dipasang pada beban, misalnya kotak kayu, kayu, alat konstruksi dan lainnya.
Pengait ini memiliki jenis dan ukuran yang beragam, karena digunakan untuk berbagai macam barang dan berat sehingga harus disesuaikan demi menghindari kerusakan pada alat dan barang.
Itu sebabnya, penggunaannya memiliki standar khusus sesuai dengan Permenaker No 08 tahun 2020.
Standar Penggunaan Hook
- Harus berbahan baja yang dipanaskan dengan bahan lain yang berkualitas tinggi.
- Memiliki kunci pengaman.
- Tidak disarankan jika terdapat pengurangan dimensi melebihi 10% dari dimensi awal
Jenis Hook pada Crane

Single Hook
Hook tunggal merupakan jenis yang paling umum digunakan pada crane. Jenis ini diperuntukkan dalam mengangkat beban berkapasitas tidak terlalu besar. Bentuknya lebih simpel dengan pengoperasian cepat dan mudah.
Double Hook
Hook ganda punya dua sisi yang bisa digunakan untuk mendistribusikan beban lebih merata. Jenis ini cocok untuk mengangkat benda besar yang butuh kestabilan lebih baik selama pengangkatan.
Eye Hook
Jenis ini memiliki alat bantu dalam mengangkut barang. Dilengkapi dengan pengunci yang dihubungkan dengan tali atau rantai. Namun, jenis ini butuh connecting link sebelum dikaitkan pada hook rantai.
Clevis Hook
Hook jenis ini berbentuk U yang dipasang dengan mur. Penggunaannya lebih fleksibel dan mudah diganti jika mengalami kerusakan.
Grab Hook
Alat pengait yang satu ini digunakan dengan mekanisme penjepit untuk mencengkeram beban dengan kuat. Biasanya disambung ke takel, hoist, dan crane yang disambung ke rantai dengan sambungan khusus sehingga mudah diperpanjang dan diperpendek, sehingga mampu menahan beban alat pertambangan atau pengangkutan logam.
Swivel Hook
Swivel hook dapat berputar pada sumbunya sehingga memungkinkan fleksibilitas dalam mengangkat beban yang perlu diputar tanpa harus memindahkan crane.
Foundry hook
Hook jenis ini sering digunakan untuk pengecoran logam. berbentuk lebar dan lebih dalam daripada jenis lainnya tanpa memiliki mekanisme pengaman. Sehingga foundry sangat cocok untuk lingkungan kerja di area berbahaya.
Barrel hook
Jenis hook ini khusus untuk mengangkat drum atau barrel di area industri perminyakan.
Shank Hook
Jenis hook ini mempunyai desain tangkai panjang dengan pemasangan tambahan, misalnya shackle atau sling. Jenis pengait ini lebih fleksibel dalam mengangkaut barang atau muatan.
Jenis Hook Sesuai Pengamanan

Grip Latch Hook
Jenis yang satu ini merupakan jenis dengan kualitas tinggi dan paling aman digunakan untuk pengangkutan muatan raksasa dan berat.
Self-locking hook
Jenis pengaman yang satu ini terdiri dari sistem khusus untuk membuka dan menutup secara mudah.
Sling hook
Kait pengaman ini didesain dengan bentuk tertutup dan hanya bisa dibuka secara manual saat memasukkan dan mengeluarkan beban angkutan.
Fungsi Hook pada Crane
- Mengangkat dan memindahkan beban dari satu lokasi ke lokasi lain dengan mudah dan efisien.
- Memastikan kestabilan beban selama proses pengangkatan.
- Menyesuaikan dengan jenis beban tertentu.
- Dengan desain yang tepat, hook memungkinkan pengangkatan dan pelepasan beban dengan lebih cepat dan efisien.
Penggunaan Hook pada Crane Secara Aman

Pilih Hook yang Sesuai
Pastikan jenis hook yang digunakan sesuai dengan kapasitas beban dan jenis material yang akan diangkat.
Periksa Hook Sebelum Digunakan
Lakukan inspeksi visual pada hook untuk memastikan apakah ada kerusakan atau keretakan yang dapat mengurangi kekuatan hook.
Gunakan Sling Sesuai
Pastikan sling atau wire rope sesuai dengan hook yang digunakan dan memiliki kapasitas angkat yang cukup.
Sesuai Kapasitas Angkat
Jangan gunakan hook untuk mengangkat beban yang melebihi kapasitas maksimal.
Pengaman Tambahan
Agar beban lebih stabil dan aman, gunakan pengaman tambahan seperti safety latch dan lainnya.
Perhatikan Sistem Penghubung
Tentukan sistem penghubung yang digunakan dan harus tepat dengan beban muatan dan jenis hook yang akan dipakai. Misalnya, rantai, sling, shackles dan lainnya.
Hindari Gerakan Mendadak
Saat mengangkat atau menurunkan beban, jangan sampai ada gerakan cepat dan mendadak yang bisa membuat guncangan dan mempengaruhi kestabilan hook dan beban.
Kesimpulan
Hook pada crane berperan penting dalam proses pengangkatan beban. Dengan berbagai jenis hook yang ada, pilih jenis pengait yang tepat demi efisiensi dan keselamatan kerja. Dengan memahami fungsi dan cara penggunaannya yang aman, risiko kecelakaan dapat diminimalkan, sehingga operasi crane menjadi lebih efektif dan efisien.
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas? Di BCTN semua ada. Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia dan Zoomlion, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.