Apa sebenarnya Crane? Crane merupakan salah satu alat berat yang biasa digunakan untuk pemindahan dan mengangkat material berat dan dipindahkan ke lokasi konstruksi.
Namun, untuk dapat melaksanakan fungsi alat beratnya, alat berat crane memiliki berbagai komponen dengan fungsi masing-masing, seperti bagian lengan, cab, counter weight, dan sebagainya.
Baca Juga: Kenali Jenis-Jenis Crane Disini!
Cara kerja alat berat ini sejatinya cukup simpel, yang digerakkan secara vertikal dan horizontal dan mampu untuk berputar 360 derajat.
Untuk lebih tahu lebih lanjut, berikut penjelasan lengkap mengenai fungsi dan alat berat crane.
Crane

Crane adalah salah satu alat berat yang sangat penting dalam dunia konstruksi dan industri. Dengan kemampuannya untuk mengangkat beban berat dan memindahkannya dari satu tempat ke tempat lain dengan presisi, crane menjadi peralatan penting dalam proyek-proyek besar yang melibatkan material berat.
Alat ini bergerak vertikal dan menurunkan barang secara horizontal. Biasanya digunakan untuk pembangunan, pelabuhan, gudang hingga kegiatan konstruksi lainnya.
Crane sendiri memiliki berbagai jenis dan bentuk berbeda-beda, sesuai fungsinya.
Jenis-Jenis Crane
Berikut adalah beberapa jenis crane yang paling umum:
Crane Terapung
Crane tidak hanya dipasang di darat dan bagian atas suatu tempat, namun juga digunakan untuk di jalur laut. Alat ini terapung dan digunakan untuk kebutuhan proyek pelabuhan atau jembatan.
Hoist Crane
Jenis yang satu ini digunakan untuk bagian langit-langit. Jenis alat berat ini dipakai untuk pembangunan gudang, dengan rel khusus untuk pemasangannya di bagian atas bangunan, sehingga pergerakannya lebih mudah.
Tower Crane
Tower crane adalah crane yang biasanya digunakan dalam konstruksi gedung tinggi. Mereka ditempatkan di atas gedung dan dapat mencapai ketinggian yang besar. Tower Crane memiliki tinggi sekitar 70 sampai 80 meter dan sanggup mengangkat beban hingga 20 ton.
Crawler Crane
Crawler crane terdiri dari roda rantai yang memungkinkan mereka untuk bergerak di atas permukaan yang kasar dan tidak rata. Mereka sering digunakan di lokasi konstruksi yang sulit dijangkau. Namun, untuk memudahkan pergerakannya, crane ini harus dilengkapi truk trailer.
Hydraulic Crane
Jenis Crane ini memiliki fungsi yang lebih terbatas dari jenis lainnya serta memiliki struktur yang lebih sederhana. Jangkauannya tidak begitu panjang, dan memiliki kemampuan untuk berputar 180 derajat.
Fungsi Crane

Mengangkat Beban Berat
Fungsi utama crane yakni mengangkat dan memindahkan beban berat yang tidak dapat diangkat secara manual atau dengan tenaga manusia. Alat ini akan memudahkan pemindahan material konstruksi, mesin, dan komponen berat lainnya dengan cepat dan efisien.
Presisi dan Akurasi
Crane juga memungkinkan pengangkatan barang dengan tingkat presisi yang tinggi. Hal tersebut begitu penting dalam proyek konstruksi dan manufaktur, di mana penempatan akurat dari beban sangat dibutuhkan.
Efisiensi Kerja
Penggunaan crane menambah dari sisi efisiensi kerja. Dengan mengurangi waktu dan tenaga yang dibutuhkan saat mengangkat beban, proyek-proyek dapat selesai lebih cepat dan biaya lebih terjangkau.
Keamanan
Dari sisi keamanan, Crane sangat aman karena terdiri dari fitur-fitur yang canggih, seperti rem darurat dan sensor pengaman. Ini membantu mencegah kecelakaan dan cedera di tempat kerja.
Proses Kerja Crane

Berikut adalah proses kerja crane secara umum:
Pemilihan Crane yang Tepat
Pertama-tama, crane yang paling sesuai untuk pekerjaan tertentu dipilih berdasarkan berat dan jenis beban, serta lokasi kerja.
Penyiapan Crane
Crane disiapkan dengan memeriksa semua sistem dan peralatan keselamatan, termasuk rem, sensor, bagian operator dan perangkat pengaman lainnya.
Pemasangan Kait
Beban atau material yang akan dipindahkan akan diikat pada kait crane dengan aman menggunakan peralatan kait yang sesuai.
Pengangkatan Beban
Crane diaktifkan, sesuai jenis yang dibutuhkan. Kabel ditarik untuk mengangkat beban dari tempatnya.
Pengangkatan dan Pemindahan
Material kemudian diangkat dan jika diperlukan, dipindahkan ke tempat yang ditentukan dengan hati-hati dan akurat.
Penurunan Beban
Setelah mencapai lokasi tujuan, kabel dilepaskan secara perlahan dengan gerakan horizontal untuk menurunkan beban dengan aman.
Penyimpanan Kembali Crane
Setelah selesai digunakan, crane disimpan kembali ke tempatnya dengan aman dan semua sistem dimatikan.
Kesimpulan
Dalam industri dan konstruksi yang modern, crane sudah menjadi bagian integral dari banyak proyek. Dengan memahami cara kerja crane, fungsinya, dan jenis-jenisnya, Anda dapat memaksimalkan peran penting yang dimainkan oleh perangkat ini dalam memungkinkan pembangunan dan produksi yang efisien dan aman.
Butuh alat berat berkualitas dan suku cadang terpercaya? BCTN jawabannya! Sebagai distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, ketersediaan suku cadang, hingga inspeksi mesin tersedia lengkap.
Masih bingung dan butuh info lengkap? Segera Hubungi kami.