Kenali Masalah Sistem Pendingin Pada Alat Berat dan Solusinya!

Alat berat yang dipakai secara terus menerus akan rentan mengalami mesin panas berlebih. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem pendingin agar suhu mesin tetap terjaga. 

 

Ketika sistem pendingin mengalami masalah, ini akan berdampak pada penurunan efisiensi mesin hingga kerusakan komponen internal yang membutuhkan banyak biaya.

 

Untuk lebih lengkapnya, simak artikel berikut untuk mengetahui masalah apa saja yang mungkin terjadi pada sistem pendingin alat berat beserta solusinya.


 

Pentingnya Sistem Pendingin pada Alat Berat

 

 

Sistem pendingin pada alat berat berfungsi untuk menjaga suhu mesin tetap stabil dan tidak mengalami overheat pada mesin. Mesin dapat bergerak karena adanya proses pembakaran pada mesin. Proses pembakaran ini akan menghasilkan panas yang kemudian disalurkan ke sistem penggerak menjadi tenaga gerak. Agar mesin tidak mengalami panas yang berlebih, disinilah peran sistem pendingin untuk menstabilkan suhu mesin.

 

Mesin yang terlalu panas dapat mempengaruhi fungsi komponen internal hingga kerusakan total pada mesin. Dengan menggunakan sistem pendingin, mesin dapat bekerja pada suhu optimal, yaitu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin serta dapat mengurangi konsumsi bahan bakar pada alat berat.

 

Masalah yang Sering Terjadi pada Sistem Pendingin

 

Jika tidak dirawat dengan benar, sistem pendingin pada alat berat dapat mengalami masalah yang dapat mengganggu kinerjanya. Beberapa masalah yang sering terjadi pada sistem pendingin antara lain:

 

  1. Kebocoran pada Sistem Pendingin

 

Masalah yang paling sering terjadi pada sistem pendingin adalah kebocoran pada selang atau radiator. Kebocoran ini dapat mengurangi cairan coolant secara cepat yang dapat mengakibatkan mesin menjadi terlalu panas. Tanda yang dapat Anda temui ketika terjadi kebocoran pada sistem pendingin adalah terdapat cairan berwarna hijau terang di bawah alat berat.

 

  1. Kotoran dan Korosi pada Radiator

 

 

Alat berat sering mengalami korosi karena adanya reaksi kimia antara logam dengan cairan coolant. Hal ini dapat mengurangi efisiensi sistem pendingin, bahkan menyebabkan kerusakan pada radiator.

 

Selain itu, banyaknya debu, kotoran, dan endapan yang menumpuk pada selang dan radiator akan menghalangi jalannya cairan coolant.

 

Baca Juga: Air Radiator pada Alat Berat

 

  1. Pompa Pendingin Rusak

 

Pompa pendingin berfungsi untuk mendistribusikan cairan coolant ke seluruh bagian mesin. Jika pompa pendingin rusak, maka cairan coolant tidak dapat mengalir dengan lancar dan sistem pendingin tidak dapat berfungsi secara optimal. Apabila Anda menemukan tanda-tanda kerusakan pada pompa pendingin seperti munculnya suara yang tidak biasa, segera cek dan mengganti pompa pendingin.

 

  1. Thermostat Tidak Berfungsi

 

Fungsi thermostat adalah untuk mengatur suhu mesin dengan mengontrol aliran cairan coolant. Jika thermostat rusak, suhu mesin menjadi tidak stabil, yaitu bisa terlalu panas atau terlalu dingin. Hal ini dapat berdampak buruk pada performa mesin.


 

Solusi Efektif untuk Masalah Sistem Pendingin

 

Untuk mencegah dan mengatasi masalah pada sistem pendingin alat berat, ada beberapa solusi yang dapat Anda terapkan:

 

  1. Pengecekan Berkala pada Radiator

 

 

Lakukan pengecekan rutin pada radiator untuk memastikan tidak ada kebocoran maupun penumpukkan kotoran. Jika ditemukan adanya tanda-tanda kebocoran, segera ganti untuk mencegah kebocoran semakin parah. 

 

Jika ditemukan banyak debu, kotoran, dan sisa endapan, bersihkan radiator menggunakan air bertekanan. Kemudian, Anda juga dapat melakukan pengurasan pada sistem pendingin.

 

  1. Cek Selang

Pastikan selang pada sistem pendingin tidak ada yang bocor maupun aus. Selang yang aus harus segera diganti dan pastikan selang dipasang dengan kencang agar cairan coolant tidak bocor keluar.

 

  1. Mengganti Cairan Coolant Secara Rutin

Cairan coolant wajib diganti secara rutin sesuai dengan jadwal penggantian yang disarankan produsen. Cairan yang bercampur dengan kotoran akan menurunkan kualitasnya sehingga berdampak pada kinerja sistem pendingin.

 

  1. Memeriksa Pompa Pendingin dan Thermostat

Suhu-suhu ekstrem dapat mempengaruhi kinerja pompa pendingin dan thermostat. Lakukan pemeriksaan dan segera ganti apabila Anda menemukan tanda-tanda kerusakan pada kedua komponen ini. Pompa dan thermostat yang berfungsi dengan baik akan memastikan distribusi cairan bekerja dengan efektif dan mencegah mesin mengalami overheating.

 

  1. Memonitoring Suhu

Anda dapat menggunakan bantuan teknologi untuk memonitor suhu mesin. Tujuannya agar Anda dapat memantau kinerja sistem pendingin secara real-time dan dapat mendeteksi masalah lebih awal.

 

Kesimpulan

 

Masalah-masalah pada sistem pendingin dapat mengganggu kinerja alat berat dan apabila dibiarkan terlalu lama dapat menyebabkan kerusakan total pada mesin serta membutuhkan biaya perbaikan yang besar.

 

Untuk itu, Anda perlu memastikan sistem pendingin bekerja dengan baik dan melakukan perawatan yang tepat agar alat berat dapat beroperasi secara optimal.



 

***


 

Proyek Anda membutuhkan alat berat berstandar internasional yang terbukti memiliki mutu yang tinggi? Tenang, BCTN siap mewujudkan hal tersebut!

 

BCTN adalah distributor resmi alat berat LiuGong di Indonesia. Di samping menyediakan alat berat, kami juga melayani perawatan, penjualan suku cadang, hingga inspeksi mesin alat berat. 

 

Cari tahu selengkapnya tentang produk BCTN dengan klik hubungi kami.

Facebook Twitter
<< Kembali Ke Halaman Sebelumnya
Your Message Has Been Sent..