Waspada! Kontaminasi Fluida Hidrolik Bisa Rusak Alat Berat

Dalam penggunaan alat berat, sistem hidrolik memiliki peran vital untuk menggerakkan berbagai komponen kerja, dengan fluida hidrolik yang berfungsi sebagai media transmisi tenaga. 

 

Akan tetapi, salah satu permasalahan yang kerap terjadi adalah kontaminasi fluida hidrolik. Jika dibiarkan, lama kelamaan akan menurunkan kinerja alat berat, mempercepat kerusakan komponen, hingga downtime yang merugikan.

 

Mari kita bahas seperti apa kontaminasi fluida hidrolik pada alat berat, penyebab hingga pencegahannya.   


 

Apa Itu Kontaminasi Fluida Hidrolik?

 

 

Penyebab Kontaminasi Fluida Hidrolik pada Alat Berat

 

Kontaminasi fluida hidrolik menjadi momok menakutkan pada alat berat. Pasalnya, lebih dari 70% kerusakan sistem hidrolik disebabkan adanya kontaminasi. Hal ini menegaskan bahwa menjaga kebersihan fluida adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perawatan alat berat.


 

Istilah ini dapat diartikan sebagai kondisi saat cairan hidrolik tercemar partikel atau substansi asing, seperti debu dan kotoran yang dapat merusak kinerja sistem. Adanya kontaminan ini akan menurunkan pengoperasian pada fluida, dan jika dibiarkan tidak akan mampu lagi melindungi komponen dari gesekan, tekanan, dan panas. 


 

Jenis-Jenis Kontaminasi Fluida Hidrolik

 

 

Penyebab Kontaminasi Fluida Hidrolik pada Alat Berat

 

Kontaminasi Air

 

Air bisa menjadi zat kontaminan dalam fluida hidrolik yang masuk dari kebocoran seal atau kondensasi udara. Air yang bercampur akan merusak kesehatan cairan hidrolik dan mengurangi kemampuan pelumasan, memicu korosi, serta mempengaruhi kompresibilitas. 


 

Kontaminasi Udara atau Gas

 

Udara atau gas yang terperangkap dalam sistem hidrolik akan menyebabkan aerasi dan kavitasi. Hal ini ditandai dengan cairan hidrolik seperti busa, suara bising, serta respons hidrolik yang lambat. Hal ini akan mempengaruhi efisiensi mesin, seperti torsi dari penggerak akhir. 


 

Kontaminasi Kimia

 

Jenis kontaminasi lainnya adalah adanya reaksi kimia dalam fluida, misalnya oksidasi karena paparan suhu tinggi atau degradasi alami cairan hidrolik. Kontaminasi kimia dapat menghasilkan asam yang merusak permukaan logam dan seal, serta mengubah viskositas oli hidrolik. Dianjurkan untuk tidak mencampur berbagai jenis fluida hidrolik. 



 

Kontaminasi Partikulat Padat

 

Jenis kontaminasi ini disebabkan oleh masuknya partikel padat, dapat mencakup pasir, lumpur, kotoran, dan debu. Partikel tersebut bisa masuk dalam sistem hidrolik karena terbawa dari lingkungan kerja, adanya segel yang bocor maupun akibat keausan internal komponen. Partikel ini dapat menyumbat filter, menggores permukaan logam, hingga merusak seal.

Dengan adanya kontaminasi partikulat hidrolik, terdapat peningkatan risiko kavitasi atau pembentukan rongga berisi uap.


 

Penyebab Kontaminasi Fluida Hidrolik pada Alat Berat

 

 

Penyebab Kontaminasi Fluida Hidrolik pada Alat Berat

 

Lingkungan Kerja Ekstrem

 

Alat berat sering digunakan pada lingkungan berdebu, lumpur dan terjal. Area sejenis ini sangat rawan membuat partikel asing masuk dalam sistem hidrolik.

 

Pengisian Fluida yang Tidak Tepat

 

Pengisian fluida tanpa menggunakan peralatan khusus atau tanpa  kebersihan wadah, dapat mengakibatkan risiko fluida terpapar debu dan partikel lain. Hidrolik yang tercemar sejak awal akan langsung memicu kerusakan pada sistem.


 

Kontaminasi Selama Penyimpanan

 

Periode penyimpanan juga menjadi sumber lain kontaminasi oli hidrolik. Kelembapan dapat memengaruhi bagian dalam wadah yang tersegel, dan menjadi masalah jika wadah terpapar suhu yang bervariasi sepanjang hari dan digunakan dalam alat berat.


 

Keausan Internal Komponen

 

Gesekan antar komponen hidrolik dapat menghasilkan serpihan logam kecil yang nantinya masuk dalam fluida. Serpihan tersebut akan menjadi kontaminan yang berbahaya karena bisa mempercepat keausan pada bagian dalam. 

 

Kebocoran Seal atau Sambungan

 

Seal yang rusak atau sambungan pipa yang longgar bisa membuka jalan masuk kotoran, debu, air, dan udara yang menjadi zat kontaminan pada sistem hidrolik.

 

Perawatan Tidak Rutin

 

Kurangnya penggantian pada bagian filter dan oli secara rutin, akan menyebabkan kontaminan yang serius pada sistem. Hal ini membuat performa fluida kian menurun dan risiko kerusakan bertambah. 



 

Cara Mencegah Kontaminasi Fluida Hidrolik


 

- Gunakan fluida berkualitas tinggi atau sesuai pabrikan alat berat.

 

- Lakukan filtrasi jika sedang melakukan pengisian oli hidrolik. 

 

- Rajin melakukan pergantian filter dan fluida sesuai jadwal perawatan.

 

- Lakukan pemeriksaan kondisi seal dan sambungan secara berkala, jadi jika ada yang aus dan bocor, segera lakukan pergantian. 

 

- Gunakan alat pengisian khusus untuk mencegah masuknya debu atau air.

 

- Lakukan oil sampling untuk memantau kualitas fluida secara berkala.


 

Kesimpulan

 

Kontaminasi fluida hidrolik pada alat berat adalah masalah serius yang tidak bisa diabaikan. Dengan melakukan pencegahan yang tepat, risiko kontaminasi bisa ditekan seminimal mungkin. Hasilnya, kinerja alat berat lebih optimal, umur komponen lebih panjang, dan biaya perawatan dapat ditekan.


 

***

Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas? 

 

Di BCTN semua ada. 

 

Kami merupakan distributor resmi alat berat Liugong dan Zoomlion, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap. 

 

Butuh saran? Hubungi kami.

Facebook Twitter
<< Kembali Ke Halaman Sebelumnya
Your Message Has Been Sent..