Penggunaan alat berat dalam kegiatan berat, seperti konstruksi, pertambangan, hingga proyek infrastruktur, sangat dibutuhkan. Namun, tak jarang terjadi kondisi emergency, dimana alat berat tiba-tiba rusak saat digunakan. Kondisi ini akan mempengaruhi produktivitas dan menyebabkan kerugian hingga adanya risiko keamanan pada pekerja.
Itu sebabnya, untuk mekanik dan operator perlu tahu apa saja yang harus dilakukan saat terjadi perbaikan alat berat dalam kondisi darurat. Mari kita bahas langkah-langkah perbaikan alat berat saat emergency yang aman.
Alasan Pentingnya Perbaikan Darurat pada Alat Berat

- Cegah kerugian besar karena saat alat berat berhenti tiba-tiba beroperasi dapat menyebabkan keterlambatan pekerjaan dan kerugian.
- Cegah kerusakan parah, karena jika dibiarkan berlarut-larut akan menyebabkan masalah besar bahkan ancaman keselamatan.
- Alat berat yang rusak mendadak, berisiko menyebabkan kecelakaan kerja, baik pengguna atau pekerja di sekitar lokasi.
- Lebih efisiensi waktu dan biaya karena perbaikan cepat membantu mencegah kerusakan lebih parah dan biaya perbaikan lebih hemat.
Penyebab Kerusakan Alat Berat Saat Emergency
- Overheating mesin karena beban kerja berlebih.
- Sistem pendingin tidak berfungsi.
- Kebocoran hidrolik yang menjadikan kinerja arm atau bucket tidak perlu.
- Kerusakan sistem kelistrikan yang membuat alat tidak dapat berfungsi.
- Ban atau track rusak karena area ekstrem.
- Kurangnya perawatan yang menyebabkan komponen lebih cepat aus.
Baca Juga : Cari Tahu Jenis Maintenance Spare Part Alat Berat
Jenis Kerusakan yang Butuh Perbaikan Darurat

- Terdapat kerusakan pada sistem pengereman alat berat. Harus segera dilakukan perbaikan karena dapat membahayakan pengguna dan sekitar.
- Masalah pada sistem kelistrikan, agar tidak terjadi korsleting atau kebakaran besar.
- Masalah pada rangka atau bagian komponen alat berat. Jika dibiarkan akan membuat pergerakan alat tidak maksimal.
- Adanya kebocoran pada oli atau cairan hidrolik, yang menjadikan alat berat tidak berfungsi dengan baik.
Prosedur Perbaikan Alat Berat Saat Emergency

- Amankan area kerja terlebih dahulu dan hentikan operasi alat berat di area aman. Pasang barrier agar pekerja lain jaha jarak dan tidak terjadi kecelakaan tambahan.
- Lakukan pemeriksaan dan identifikasi masalah. Operator melakukan diagnosis cepat dengan pemeriksaan lengkap, seperti cek mesin, kondisi oli, bahan bakar, hidrolik, dan lainnya.
- Jika kerusakan berat, segera hubungi teknisi yang biasanya disediakan pada pekerjaan proyek besar.
- Siapkan peralatan darurat, seperti kunci, dongkrak, seal kit, dan sparepart umum, agar memudahkan perbaikan sementara.
- Tiap perbaikan harus dicatat dalam laporan maintenance agar mudah memantau riwayat kerusakan dan mencegah masalah yang sama terjadi lagi.
- Kemudian, lakukan uji coba pada alat berat setelah perbaikan dilakukan. Anda bisa melakukan tes run dan menjalankan semua fungsi, misalnya sistem pengereman, kelistrikan dan lainnya sebelum kembali melanjutkan pekerjaan di lapangan.

Tips Menghadapi Emergency Alat Berat
- Sediakan sparepart yang rentan mengalami kerusakan, seperti filter, selang hidrolik, dan lainnya.
- Lakukan pelatihan dalam First Aid Machine agar operator tidak kebingungan saat terjadi kerusakan darurat.
- Terapkan SOP perbaikan emergency yang jelas saat alat berat rusak.
- Mencegah lebih baik daripada memperbaiki. Jadi, buat jadwal perawatan berkala agar tidak terjadi kerusakan mendadak.
Kesimpulan
Perbaikan alat berat saat terjadi emergency butuh tindakan cepat namun aman. Dengan kesiapan tim maintenance dan peralatan, risiko kerusakan mendadak dapat diatasi dengan cepat. Tentu ini tak hanya menyelamatkan alat berat, tapi keselamatan pekerja dan kelancaran proyek.
***
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas?
Di BCTN semua ada.
Kami merupakan distributor resmi alat berat Liugong dan Zoomlion, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.