Compactor merupakan jenis alat berat yang digunakan untuk pekerjaan konstruksi untuk pemadatan tanah dan infrastruktur.
Menggunakan alat ini akan memberikan pemadatan yang lebih optimal dan struktur tanah kian kuat dan stabil. Hasil ini akan membuat tanah siap menjadi fondasi yang mampu menahan beban konstruksi di atasnya.
Baca Juga: Kenali 6 Jenis Alat Pemadat Tanah dan Fungsinya
Lalu, seperti apa jenis dan penyusun compactor? Mari kita bahas selengkapnya!
Jenis-Jenis Compactor

Smooth Wheel Roller
Jenis ini umumnya digunakan untuk pemadatan pada permukaan tanah yang halus. Smooth wheel roller memiliki satu atau dua rum baja sebagai pemberi tekanan statis. Akan tetapi tidak begitu efektif pada tanah berlempung atau permukaan tidak rata.
Sheepsfoot Roller (Compactor Kaki Domba)
Jenis compactor ini terdiri dari drum dengan tonjolan atau kaki-kaki baja dan ideal untuk pemadatan pada jenis tanah tidak rata karena bagian tonjolan pada roda dapat menembus permukaan dan menghasilkan tekanan dinamis.
Pneumatic Tired Roller (Compactor Ban Karet)
Pneumatic hadir dengan roda ban karet sebagai alat pemadat yang mampu menyesuaikan kontur permukaan, sehingga lebih rata dalam proses pemadatan. Walau demikian, alat berat ini kurang efektif untuk tanah yang keras atau berbatu.
Vibratory Roller
Sesuai dengan namanya, compactor jenis ini memiliki sistem getaran saat memadatkan tanah. Vibrasi akan menekan material dan memecahnya sehingga mengisi celah-celah tanah.
Alat ini bisa digunakan untuk berbagai jenis material, namun butuh perawatan ekstra pada komponen vibrasi agar alat bisa bekerja dengan baik dan dalam Waktu lama.
Klasifikasi Roller

- Dilihat dari bahan roda, yakni baja atau karet.
- Dilihat dari bentuk permukaan roda, yakni permukaan halus, grid, hingga bentuk segmen sesuai kebutuhan.
- Dilihat dari susunan roda, yakni three wheel, tandem roller hingga three axle roller.
- Dilihat dari penggunaannya, seperti ditarik atau bergerak dengan hidrolik.
Bagian Penyusun Compactor

- Drum Pemadat sebagai bagian silinder besar sebagai alat pemadatan. Memiliki ukuran dan desain bervariasi sesuai jenis compactor yang digunakan, seperti halus, bergerigi atau sheepsfoot roller.
- Rangka atau frame adalah struktur utama sebagai penahan semua bagian compactor. Umumnya berbagai baja berkualitas tinggi agar mampu menahan beban dan melakukan pekerjaan tekanan selama proses pemadatan.
- Mesin bisa dikatakan sebagai inti alat compactor. Dalam mesin, terdapat komponen-komponen penting, misalnya sistem hidrolik, tangki bahan bakar dan lainnya. Mesin menjadi sumber tenaga dengan fitur canggih dan digerakkan dengan bahan bakar seperti diesel. Walau begitu, kapasitas mesin tergantung pada ukuran dan tipe alat.
- Sistem hidraulik menjadi pengontrol pergerakan dan tekanan alat, termasuk pengatur kemudi dan pergerakan alat.
- Sistem transmisi menjadi pengatur perpindahan tenaga dari mesin ke roda atau drum agar alat bergerak dengan maksimal.
- Kabin Operator adalah tempat pengemudi yang terdiri dari kursi, panel kontrol, dan berbagai sistem yang melengkapi alat. Saat ini, dengan teknologi yang sudah berkembang, kabin sudah dilengkapi desain lebih aman, nyaman dan dilengkapi pendingin Udara.
- Roda ban punya jenis karet atau baja, yang menjadi alat pemadatan dengan tekanan udara. Ban disusun dengan baik agar distribusi tekanan lebih merata.
Kesimpulan
Compactor menjadi alat berat yang dibutuhkan dalam pekerjaan konstruksi dan infrastruktur yang berkaitan dengan permukaan tanah untuk mendapatkan daya dukung yang tinggi. Tiap compactor punya penyusun atau komponen penting yang digunakan untuk bekerja secara sinergis untuk menghasilkan hasil pemadatan yang optimal.
***
Butuh teknisi dan alat berat profesional dan terjamin mutunya? Ke BCTN saja! BCTN adalah distributor resmi alat berat LiuGong di Indonesia. Selain, menyediakan alat berat, kami juga melayani perawatan, penjualan suku cadang, hingga inspeksi mesin alat berat di bawah pengawasan mekanik bersertifikat.
Cari tahu selengkapnya dan klik hubungi kami.