Jika Anda memiliki Excavator, pasti sudah familiar dengan istilah Overhaul mesin.
Salah satu alat berat yang berperan penting dalam berbagai kegiatan industri konstruksi ini pastinya memiliki perawatan wajib, agar tetap beroperasi dalam kondisi optimal. Salah satu bentuk perawatannya adalah overhaul mesin Excavator.
- Pengertian Overhaul Mesin Excavator
- Tanda-tanda Overhaul Mesin Excavator Perlu Dilakukan
- Kehilangan Daya
- Perubahan Kualitas Suara
- Penurunan Pemakaian Bahan Bakar
- Kerusakan Komponen
- Kebocoran pada Selang hidrolik
- Bau dan Asap dari Mesin
- Tujuan Overhaul Mesin Excavator
- Proses Overhaul Mesin Excavator
- Perencanaan
- Pembongkaran Mesin
- Pembersihan dan Pemeriksaan
- Cek Sistem Hidrolik dan Elektronik
- Pemasangan Kembali
- Pengujian
- Jangan Lupa Perawatan yang Rutin
- Kesimpulan
Seperti apa Overhaul pada mesin Excavator? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Pengertian Overhaul Mesin Excavator

Overhaul mesin excavator dapat dikatakan sebagai proses perawatan yang sangat mendalam pada bagian mesin Excavator, meliputi pemeriksaan semua komponen utama mesin, mulai dari rem, transmisi, karburator, distributor hingga komponen lainnya, yang bertujuan untuk mengembalikan atau meningkatkan kinerja dan umur pakai mesin tersebut.
Overhaul ini melibatkan proses melepas semua komponen, membersihkannya, memeriksa keausan atau kerusakan, dan kemudian memasangnya kembali setelah diperbaiki atau diganti.
Tanda-tanda Overhaul Mesin Excavator Perlu Dilakukan

Kehilangan Daya
Saat mesin excavator mulai kehilangan daya, kinerja alat berat akan memburuk. Ini bisa jadi tanda jika beberapa komponen utama mulai mengalami masalah.
Perubahan Kualitas Suara
Suara mesin juga akan berubah seperti tidak biasa atau terdengar kasar, jika ada masalah pada bagian mesin. Biasanya, ini menandakan ada masalah pada sistem piston, crankshaft, atau komponen mesin lainnya.
Penurunan Pemakaian Bahan Bakar
Saat penggunaan mesin excavator tiba-tiba lebih boros bahan bakar, hal ini terindikasi jika mesin harus dilakukan overhaul.
Kerusakan Komponen
Pemakaian berulang seiring waktu dapat menyebabkan keausan pada piston, bearing, dan komponen mesin lainnya. Jika ditemukan kerusakan fisik pada komponen mesin, seperti kebocoran oli atau air, tanda aus, atau keretakan, Anda wajib melakukan overhaul mesin.
Kebocoran pada Selang hidrolik
Jika terjadi kebocoran pada selang akan membuat kinerja mesin menurun, karena tekanan pada sisi hidrolik tidak akan stabil. Biasanya selang ini bisa bocor karena ada bagian yang aus, rusak atau sambungan selang yang longgar.
Bau dan Asap dari Mesin
Adanya bau pada mesin bisa terindikasi ada masalah pada sistem pembakaran atau pendinginan. Jadi, Anda harus melakukan pemeriksaan dengan teliti. Selain itu, pada mesin juga bisa mengeluarkan asap yang menjadi pertanda kerusakan pada sistem pembakaran, dengan pertanda jika ada asap hitam, biasanya ada kerusakan pada pembakaran dan jika asap putih, ada kerusakan pada sistem pendinginan.
Tujuan Overhaul Mesin Excavator

Memperpanjang Umur Pakai
Overhaul bertujuan untuk memperpanjang umur pakai mesin, sehingga pemilik dapat menggunakannya dalam jangka waktu yang lebih lama.
Meningkatkan Kinerja
Proses overhaul mesin pada alat berat ini pastinya akan menambah kinerja mesin, termasuk daya, efisiensi bahan bakar, dan keandalan.
Mencegah Kerusakan Lebih Lanjut
Dengan mengidentifikasi dan memperbaiki komponen yang aus atau rusak, overhaul dapat mencegah kerusakan lebih lanjut yang bisa menyebabkan biaya perbaikan lebih besar.
Memastikan Keamanan
Mesin excavator yang terawat dengan baik, mempunyai tingkat keamanan yang lebih tinggi, mengurangi risiko kecelakaan akibat kegagalan mekanis.
Proses Overhaul Mesin Excavator
Perencanaan
Anda dapat memulai prosesnya dengan menentukan jadwal perawatan yang tepat untuk menghindari waktu henti produksi yang tidak perlu. Siapkan daftar peralatan dan suku cadang yang dibutuhkan.
Pembongkaran Mesin
Lepas semua komponen mesin, seperti piston, crankshaft, cylinder head, dan sistem bahan bakar. Pastikan untuk memberikan tanda pada setiap komponen untuk memudahkan perakitan kembali.
Pembersihan dan Pemeriksaan
Lakukan pembersihan semua komponen dengan teliti dan periksa juga keausan,? kerusakan, atau kebocoran. Segera ganti komponen yang sudah tidak layak pakai atau aus.
Cek Sistem Hidrolik dan Elektronik
Anda juga perlu memperhatikan sistem hidrolik, seperti pompa, selang, sirkuit hidrolik dan lainnya. Selain itu, cek juga sistem elektronik, seperti sistem pendinginan, pembakaran hingga komponen lainnya.
Pemasangan Kembali
Rakit kembali semua komponen dengan hati-hati dan sesuai petunjuk. Pastikan semua baut dan sambungan dipasang dengan benar.
Pengujian
Lakukan pengujian mesin untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Periksa apakah tanda-tanda yang membutuhkan overhaul sebelumnya telah hilang.
Jangan Lupa Perawatan yang Rutin
Setelah mesin sudah diremajakan, pastikan untuk selalu melakukan perawatan yang rutin sesuai standar dan ketentuan alat berat yang Anda gunakan.
Kesimpulan
Overhaul mesin excavator merupakan proses penting yang bertujuan untuk memastikan kelancaran operasi di lapangan konstruksi. Dengan pemeriksaan teratur, mesin dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Selain itu, perawatan yang baik juga akan meningkatkan efisiensi bahan bakar dan keamanan, yang merupakan faktor kunci dalam operasi excavator yang sukses.
Butuh alat berat berkualitas dan suku cadang terpercaya? BCTN jawabannya!
Sebagai distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, ketersediaan suku cadang, hingga inspeksi mesin tersedia lengkap.
Butuh info lengkap? Segera Hubungi kami