Oli dan pelumasan berperan sangat krusial dalam menjaga kesehatan dan kinerja suatu alat berat.
Sebagai fluida pelumas, oli alat berat tak hanya untuk mengurangi gesekan dalam mesin, tapi juga melindunginya dari ancaman suhu tinggi, korosi, dan kotoran yang merusak. Itu sebabnya, pemilihan oli harus dilakukan dengan cermat dan teliti.
Baca Juga: Kenali 10 Cara Merawat Alat Berat
Yuk kita kenali jenis-jenis oli alat berat yang umum digunakan, hingga tips memilih oli yang cocok.
Pengertian Oli Alat Berat

Oli alat berat adalah fluida pelumas yang dirancang khusus untuk kebutuhan menjalankan mesin dan sistem hidrolik alat berat, seperti excavator, bulldozer, loader, dan mesin-mesin berat lainnya.
Tentunya oli jenis ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan oli yang biasa digunakan pada kendaraan lainnya, karena harus mampu menangani tekanan dan beban yang jauh lebih besar.
Jenis-jenis Oli Alat Berat

a. Oli Mesin (Engine Oil)
Oli mesin umumnya digunakan untuk pelumas dan pendingin pada bagian mesin. Tentunya oli harus dapat menahan suhu tinggi, khususnya saat alat berat digunakan.
Oli mesin biasanya memiliki kekentalan yang dinyatakan dalam satuan SAE atau Society of Automotive Engineers. Aturannya jika angka semakin tinggi, maka oli semakin kental. Sementara untuk klasifikasi menurut fungsi dan mutunya, dinyatakan dalam bentuk API, yang ditandai dalam satuan dengan abjad, dan semakin tidak ada huruf A,maka oli semakin baik.
b. Oli Hidrolik (Hydraulic Oil)
Oli jenis ini memiliki klasifikasi dan kekentalan sama dengan jenis oli mesin, namun satuannya tidak mengacu pada satuan API dan SAE.
Oli ini terdiri dari karakteristik, seperti bersifat fluid atau mudah mengalir, memiliki sifat fisika dan kimia yang baik, bisa memisahkan kotoran dari mesin, serta mudah disesuaikan dengan wadah.
c. Oli Transmisi (Transmission Oil)
Oli transmisi terdiri dari satuan SAE tersendiri, yang berfungsi untuk mentransfer tenaga dari mesin ke roda dengan efisien serta mengurangi gesekan dan lubrikasi pada komponen transmisi.
Beberapa jenis dari oli ini adalah Caterpillar TO-4 dengan karakteristik dapat mengurangi adanya gerakan presisi, dapat menjaga keseimbangan gerakan pada rem dan clutch transmisi. Yang kedua adalah Caterpillar TO-4M, berguna untuk menjaga mesin dari potensi aus, kemudahan dalam pengereman serta transmisi yang berubah.
Tips Memilih Oli untuk Alat Berat

a. Spesifikasi Mesin
Pilih oli yang sesuai dengan spesifikasi yang sesuai dengan mesin alat berat yang digunakan. Setiap mesin memiliki jenis yang berbeda dan kebutuhan khusus dalam berbagai kegunaan.
b. Lingkungan Operasional
Lingkungan di mana alat berat beroperasi juga jadi pertimbangan dalam memilih oli. Jika sering digunakan dalam medan sulit, dengan suhu dan cuaca ekstrim, Anda dapat menggunakan oli khusus.
c. Terkait Pergantian Oli
Selanjutnya adalah memperhatikan petunjuk pemakaian dan interval penggantian oli. Oli yang baik wajib menjaga kinerja optimal mesin dalam jangka waktu tertentu.
d. Kualitas dan Merek
Selalu gunakan oli dengan merek terpercaya dan sudah terbukti kualitasnya. Kualitas oli akan sangat berpengaruh pada performa dan umur mesin.
e. Harga
Faktor harga juga wajib dipikirkan saat memilih oli alat berat. Selalu bandingkan harga tiap kali membeli oli.
Penutup
Gunakan oli alat berat yang tepat dalam perawatan mesin dan penggunaannya untuk menjaga mesin alat berat tetap beroperasi dengan efisien dan tahan lama.
Dengan memahami jenis dan fungsi oli yang dibutuhkan, Anda tak perlu takut mengoperasikan alat berat kembali, sehingga operasional akan berjalan lancar.
Butuh alat berat dengan suku cadang terjamin dan berkualitas? BCTN jawabannya.
Sebagai distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, ketersediaan suku cadang, hingga inspeksi mesin tersedia lengkap.
Hubungi kami untuk info lebih lanjut.