Pernahkah Anda melihat proses perataan jalan atau permukaan tanah? Jika iya, Anda pasti melihat alat berat berbentuk unik dengan pisau di sisi bawahnya. Namanya adalah Motor Grader.
Mari kita bahas lebih lanjut, bagaimana penggunaan grader hingga kapasitas produksi dari alat berat yang satu ini.
Pengertian Grader
.jpg)
Grader atau motor grader adalah alat berat yang digunakan di lokasi konstruksi untuk pemeliharaan jalan untuk kebutuhan meratakan, menghaluskan, dan memadatkan permukaan tanah.
Baca Juga: Grader vs Bulldozer : Apa Fungsi dan Fitur Unggulannya?
Umumnya, alat berat ini dibutuhkan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur jalan, land clearing, dan konstruksi sejenisnya.
Uniknya, grader terdiri dari tiga roda besar di sisi depan tengah dan belakangnya. Dilengkapi dengan fitur-fitur seperti pisau panjang, push plate, moldboard dan lainnya untuk pemerataan tanah yang sesuai spesifikasi pada tingkat kemiringan atau kondisi wilayah yang sulit.
Jenis-Jenis Motor Grader
Berikut beberapa jenis motor grader di BCTN :
Motor Grader 4140D

Jenis yang pertama adalah 4140D yang menjadi grader baru dengan standar aman untuk jarak pandang, kenyamanan operator, dan kinerja di lapangan.
4140D punya visibilitas di kelasnya dari desain kabin 5 pilar yang menguntungkan pada visibilitas pandangan 324° ke lokasi kerja. Memiliki berat 12,600 kg, dengan Blade Width 3,660 mm dan maksimal kecepatan 42 km/h.
Motor Grader 4215D

Keunggulan dari jenis yang satu ini adalah gerakan yang lebih fleksibel, dilengkapi gandar basah Meritor kelas dunia dengan kunci diferensial "tanpa putaran". Hal ini memudahkan operator dalam hal keamanan dan mobilitas.
Berat mencapai 16,500 kg dengan Blade Width 4,270 mm dan maksimal kecepatan 42 km/h.
Motor Grader 4230D

Unggul dalam hal lini mesin grader seri D, keseimbangan pada kontrol, dan ketangguhan dalam pergerakan grader, jenis 4230 D ini terdiri dari berat maksimal mencapai 17,000 kg dan maksimal kecepatan hingga 42 km/h.
Kapasitas Produksi Grader
Sesuai Peraturan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat republik indonesia nomor 28/PRT/M/2016 mengenai standar analisa harga satuan pekerjaan bidang pekerjaan umum dihitung dengan rumus tertentu.
Kapasitas produksi motor grader tergantung dari beberapa hal, seperti dari ukuran, kinerja mesin, lokasi konstruksi, serta jarak tempuh serta waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek.
Rumus kapasitas produksi :
Q = (Lh x{n(b-b0 ) +b0 } x Fa x 60 ) / N x n x (Ct)
Dengan keterangan :
Lh adalah panjang hamparan dalam satuan M
bo adalah lebar overlap dalam satuan M
Fa adalah faktor efisiensi kerja
n adalah jumlah lintasan
N adalah jumlah lajur lintasan
W adalah lebar jalan total dengan satuan M
b adalah panjang efektif pisau dalam satuan M
60 adalah konversi jam ke menit
t adalah elevasi perkerasan dalam satuan M
Sebagai contoh yakni :
Panjang hamparan : 50 m
Panjang pisau (blade): 2,616 m
Elevasi perkerasan, t : 0,15 m
Lebar overlap, b0 = 0,3 m
Fa : 0,83
N : 2
n : 4
Dengan perhitungan yakni 50 x{2(2,616-0,3 ) x 0,15 x 0,83 x 60 / 2 x 4 x (1,99)
= 115, 709 m3/jam kemudian dikalikan dengan waktu kerja yakni 8 jam/hari
Q = 115, 709 x 8 = 925,627 m3/hari.
Kesimpulan
Dalam proyek konstruksi, memahami kapasitas produksi grader jadi kunci untuk menghitung perkiraan waktu dan biaya proyek dengan akurat. Optimalkan penggunaan motor grader dengan faktor-faktor di atas menggunakan grader sesuai kebutuhan proyek Anda.
**
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas? Di BCTN semua ada.
Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.