Grounding dan earthing menjadi konsep dalam proses bekerjanya sistem kelistrikan dan keamanan operasional pada kendaraan dan alat berat.
Walau digunakan dalam sistem kelistrikan, ada perbedaan yang signifikan antara keduanya, apa saja?
Definisi Grounding dan Earthing

a. Grounding
Istilah grounding sangat berkaitan dengan kelistrikan. Bisa diartikan grounding adalah sistem koneksi listrik yang digunakan sebagai langkah keselamatan agar arus berlebih yang timbul karena masalah atau kegagalan listrik dapat dialihkan ke tanah, sehingga mencegah bahaya bagi manusia dan peralatan.
Baca Juga: Mengenal Sistem Kelistrikan pada Alat Berat
Pada kendaraan, kabel grounding disebut juga kabel massa yang dipasang dan dihubungkan di bagian kutub negatif aki mobil ke area lainnya, sehingga jika meningkatkan kinerja komponen elektronik kendaraan.
Kabel yang digunakan tentunya harus tahan suhu mencapai 80 derajat celcius sampai 90 derajat celcius, dengan ukuran 10 mm persegi atau sesuai kebutuhan.
Fungsi Kabel Grounding
- Kabel dapat menjaga keamanan dari sengatan listrik dengan menahan arus yang berlebih atau percikan listrik.
- Pada kendaraan, kabel juga berfungsi untuk menjaga aliran listrik tetap sesuai kebutuhan dan menghindari terjadinya lonjakan tegangan atau arus berlebih.
- Memastikan stabilitas operasional pada kelistrikan dengan memberikan titik referensi pada tegangan.
- Dengan penggunaan kabel grounding, dapat memudahkan operator dalam pemeriksaan pada sistem kelistrikan kendaraan, karena adanya baterai negatif.
b. Earthing
Earthing sendiri adalah proses menghubungkan bagian logam dari peralatan listrik langsung ke bagian yang tidak menghantarkan arus listrik. Sistem ini menjadi pengaman jika terjadi tegangan tinggi atau rendah, pada sistem kelistrikan baik pada instalasi gedung atau kendaraan.
Fungsi Pemasangan Earthing
- Hal pertama adalah untuk menjaga keamanan dan mengurangi terjadinya resiko sengatan listrik karena bagian logam tidak memiliki potensi menghantar listrik.
- Proteksi pada peralatan dan sistem kelistrikan. Arus yang berlebih tidak akan merusak insulator dan bagian dalam kelistrikan.
- Terdapat zero potensial dalam jaringan power sistem sehingga mencegah adanya arus pendek.
Grounding VS Earthing

- Grounding bertugas untuk menjaga keamanan dan mencegah adanya arus bocor dan berlebih yang mengancam keselamatan, sementara earthing berupaya menghilangkan tegangan berlebih dan menjadikan sistem listrik lebih stabil.
- Dalam mengalirkan listrik, grounding mengalirkan listrik yang tidak digunakan pada bagian yang tidak menghantar arus, sementara earthing akan mengalirkan tegangan berlebih pada komponen yang tidak dapat menghantar arus.
- Keduanya juga memiliki cara kerja yang berbeda. Grounding menggunakan terminal yang terhubung pada kabel konduktor yang disambung dengan baut. earthing bekerja dengan terminal yang terhubung pada bagian tidak menghantar arus listrik dengan kabel yang terhubung dengan EPT.
- Jenis pemasangan keduanya juga tidak sama. Grounding memiliki tipe seperti Solid, resistance, dan reactance. Sedangkan earthing, dengan pipa, plat, rod earthing, tap earthing, dan strip earthing.
Kekurangan Grounding dan Earthing
.jpg)
a. Grounding
- Pemasangan kabel grounding cukup kompleksitas. Perlu perencanaan dan pelaksanaan hati-hati pada instalasinya.
- Diperlukan juga biaya dan waktu yang tidak sedikit.
- Sistem ini juga perlu dilakukan perawatan rutin agar koneksi bekerja efektif.
- Grounding tidak sepenuhnya melindungi terhadap semua jenis gangguan listrik, seperti sambaran petir langsung atau arus statis yang ekstrem.
b. Earthing
- Adanya keterbatasan proteksi karena tidak semua masalah listrik dapat ditanggulangi dengan earthing.
- Koneksi sistem ini rentan terkena korosi jadi perlu pemeliharaan rutin.
- Efektivitas earthing juga tergantung pada jenis lingkungan sekitarnya.
Kesimpulan
Grounding dan earthing menjadi dua metode penting dalam manajemen keselamatan listrik, termasuk pada alat berat dan kendaraan. Grounding berfokus pada stabilitas sistem dan proteksi peralatan, sementara earthing berfokus pada proteksi terhadap tegangan tinggi dan menghilangkan muatan statis.
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas? Di BCTN semua ada. Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.