Grease atau pelumas gemuk adalah salah satu bagian penting yang digunakan untuk melindungi performa mesin dan peralatan berat. Grease berfungsi untuk mengurangi terjadinya gesekan, korosi dan masalah lainnya pada komponen. Namun, ada banyak jenis grease yang perlu diketahui, karena penggunaan jenis yang tidak sesuai akan menyebabkan pelumasan lebih boros.
Grease yang cepat boros, tak hanya membuat pengeluaran membengkak, tapi juga menyebabkan kerusakan komponen pada alat atau mesin berat.
Lalu, apa solusinya? Mari kita bahas bersama-sama.
Jenis-Jenis Grease

- Grease High Temperatur yang digunakan untuk pelumasan pada komponen dengan temperatur tinggi, seperti mesin industri atau kendaraan berat. Jenis ini umumnya memiliki kandungan lithium complex atau polyurea.
- Grease High Load untuk jenis pelumasan pada beban berat.
- Grease High Speed berfungsi untuk pada komponen dan mesin dengan kinerja cepat.
- Grease Multi Purpose adalah jenis pelumas untuk berbagai jenis komponen dan alat yang memiliki bermacam-macam spesifikasi. Sehingga mengurangi risiko pemborosan karena salah pemakaian.
- Water-Resistant Grease digunakan untuk alat dan mesin untuk pemakaian di lingkungan dengan kelembaban dan suhu tinggi, seperti di perkapalan atau pertanian.
Penyebab Grease Cepat Boros

Pemilihan Grease yang Tidak Sesuai
Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah penggunaan grease yang tidak cocok dengan kebutuhan aplikasi. Seperti pelumas yang memiliki kandungan viskositas rendah, tapi digunakan pada mesin berkecepatan tinggi atau lingkungan ekstrim. Tentu pelumasan akan lebih sering dilakukan.
Over-Lubrication
Mengaplikasikan grease dalam jumlah berlebihan ternyata bukan tindakan yang tepat. Mengaplikasikan yang banyak sering dinilai untuk melindungi komponen. Padahal, tindakan ini akan menyebabkan grease keluar dari area pelumasan dan membuatnya cepat habis.
Kondisi Lingkungan Ekstrem
Mesin yang beroperasi di lingkungan suhu dan kelembaban tinggi, atau sangat kotor bisa membuat pelumas gemuk cepat kering dan mudah terkontaminasi.
Kebocoran pada Seal
Seal yang rusak atau tidak dipasang dengan tepat akan menyebabkan grease bocor. Kebocoran tersebut tidak hanya membuat grease boros tapi mengurangi efektivitas penggunaan.
Apa yang Harus Dilakukan?

Identifikasi Kebutuhan Pelumasan
Pastikan jenis grease yang diperlukan untuk kebutuhan alat dan mesin. Perhatikan faktor suhu, kinerja mesin dan beban kerja yang digunakan. Termasuk ketahanan air.
Perbaiki Kebocoran
Pemeriksaan rutin terhadap seal dan komponen terkait sangat penting. Jika ditemukan kerusakan atau kebocoran, segera lakukan perbaikan atau penggantian.
Gunakan Alat Pelumasan yang Tepat
Penggunaan alat pelumasan juga harus diperhatikan agar pelapisan dan penggunaannya sesuai dengan kebutuhan.
Kesimpulan
Grease yang cepat boros dapat menambah biaya operasional dan berpotensi merusak mesin atau peralatan jika tidak segera ditangani. Dengan memahami penyebab dan solusinya, Anda dapat meminimalkan pemborosan grease.
Pastikan juga selalu melakukan pemeliharaan rutin dan mengikuti rekomendasi produsen untuk hasil yang optimal.
***
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas?
Di BCTN semua ada.
Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia dan Zoomlion, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.