Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan jenis alat angkut yang sering digunakan dalam industri pergudangan dan manufaktur yaitu Forklift dan Reach Truck. Meskipun keduanya sama-sama berfungsi untuk memindahkan dan mengangkat barang, ternyata terdapat perbedaan yang signifikan dalam beberapa aspek.
Pada artikel ini, Anda akan memahami perbedaan kedua alat ini, bagaimana cara kerjanya, hingga pengaplikasiannya pada industri.
Baca Juga: Forklift, Ini Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Bagiannya
Yuk, simak lebih dalam artikel ini!
Apa itu Forklift?

Forklift merupakan salah satu jenis alat angkut yang terdiri dari dua garpu (fork) yang dipasang pada mast. Forklift biasanya digunakan untuk mengangkat, memindahkan, dan menurunkan barang dari satu tempat ke tempat lainnya.
Sistem pengangkat forklift terdiri dari dua batang rel yang disebut dengan mast. Mast ini berfungsi sebagai penopang utama dalam proses pengangkatan beban. Cara kerja mast dibantu dengan sistem hidrolik yang membuat fork bergerak naik atau turun dengan stabil.
Berdasarkan sumber energinya, forklift dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu forklift diesel (menggunakan bahan bakar solar) dan forklift elektrik (menggunakan baterai).
Apa itu Reach Truck?

Reach Truck, sesuai dengan namanya, merupakan alat yang digunakan untuk mengangkat dan menempatkan barang pada lokasi yang tinggi. Ukuran reach truck cenderung lebih kecil. Alasannya adalah agar dapat digunakan pada area yang sempit dan kecil.
Reach Truck bekerja dengan bantuan sumber energi dari baterai dan listrik. Oleh karena itu, alat ini tidak menghasilkan polusi udara ketika digunakan pada ruangan yang tertutup.
Perbedaan Utama Forklift vs Reach Truck
Walaupun sekilas terlihat sama, forklift dan reach truck adalah dua jenis alat yang berbeda. Mari simak perbedaannya di bawah ini!
Dilihat dari ukurannya, forklift berukuran lebih besar dibandingkan dengan reach truck. Forklift didesain dengan lebih kokoh, dilengkapi dengan dua garpu (fork) dan tiang vertikal (mast). Desain ini memungkinkan forklift dapat mengangkat barang dengan beban yang berat dan sulit diangkat manusia. Sementara itu, reach truck dirancang dengan desain yang lebih ramping untuk menjangkau area yang sempit dan mencapai rak-rak yang tinggi.
Forklift biasanya memiliki daya angkut yang lebih besar dibandingkan reach truck. Daya angkutnya bisa mencapai 20 ton, sedangkan reach truck hanya bisa mencapai 2,5 ton. Dilihat dari kemampuan angkutnya, forklift cocok untuk memindahkan beban berat yang berada di lantai gudang dan reach truck dapat digunakan untuk menjangkau area yang tinggi dan tidak bisa dijangkau oleh forklift.
Berdasarkan fleksibilitasnya, forklift lebih fleksibel karena dapat digunakan pada area terbuka maupun tertutup. Forklift dapat digunakan untuk mengangkut barang berat, peralatan industri, dan sebagainya. Sedangkan, reach truck biasanya digunakan pada area tertutup seperti gudang dan berfokus pada jangkauan yang tinggi.
Forklift memiliki radius putar yang lebih besar dan cenderung membutuhkan ruang yang lebih luas untuk beroperasi. Di sisi lain, reach truck memiliki radius putar yang lebih kecil karena didesain secara khusus untuk beroperasi pada area yang sempit.
Sumber energi yang digunakan forklift ada dua yaitu menggunakan bahan bakar solar dan menggunakan daya baterai atau listrik. Akan tetapi, forklift umumnya masih menggunakan bahan bakar solar untuk beroperasi. Hal ini menjadikan forklift lebih cocok untuk digunakan di area terbuka karena akan menghasilkan emisi gas dan suara yang lumayan bising. Sementara itu, reach truck menggunakan listrik sebagai sumber energinya. Reach truck dapat digunakan pada area tertutup seperti gudang karena tidak menghasilkan emisi gas dan tidak menimbulkan suara bising.
Mana yang Lebih Baik, Forklift atau Reach Truck?

Kedua alat ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda dapat memilih alat yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Berikut beberapa tips yang dapat Anda pertimbangkan untuk memilih alat yang tepat:
Jika kegiatan operasional Anda lebih banyak di luar ruangan atau permukaan tidak rata, maka Anda dapat memilih forklift. Jika ingin digunakan pada area tertutup seperti gudang, menggunakan reach truck lebih efektif.
Untuk gudang yang memiliki banyak rak tinggi, reach truck lebih cocok karena dirancang untuk mencapai rak-rak yang tinggi. Apabila gudang tidak memiliki rak-rak yang cukup tinggi, forklift saja sudah cukup untuk bekerja pada lantai gudang.
Jika Anda memerlukan alat dengan kapasitas angkut besar (> 2 ton), forklift menjadi pilihan yang tepat. Jika berfokus pada fleksibilitas dan manuver di ruang sempit, reach truck lebih efektif.
Umumnya, biaya pembelian dan perawatan forklift jauh lebih mahal karena berbahan bakar solar. Reach truck lebih hemat biaya karena menggunakan daya baterai.
Jika Anda menginginkan kegiatan operasional yang ramah lingkungan, pilihlah reach truck karena minim emisi gas. Jika butuh daya tahan lama, forklift jauh lebih kuat.
Kesimpulan
Forklift dan reach truck memiliki fungsi yang sama, yaitu mengangkat dan memindahkan barang. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam desain, daya angkut, fleksibilitas, jangkauan, dan sumber energi yang digunakan.
Pemilihan antara keduanya harus disesuaikan dengan kebutuhan operasional, biaya, dan efisiensi yang Anda ingin capai.
***
Butuh alat berat dengan kualitas dan suku cadang yang terpercaya? BCTN siap melayani Anda. Sebagai distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, ketersediaan suku cadang, hingga inspeksi mesin tersedia lengkap.