Excavator vs Wheel Loader, Cek Perbedaan & Keunggulannya

 

Excavator dan wheel loader adalah dua alat berat pemindah tanah di lokasi konstruksi dan pertambangan. 

 

Keduanya memang kerap digunakan pada lokasi yang sama dan hampir punya fungsi yang sama. Namun, tahukah Anda jika excavator dan wheel loader memiliki perbedaan yang cukup signifikan?

 

 

Apa Itu Excavator?

 

Excavator VS Wheel Loader

 

Excavator atau eskavator merupakan alat berat kuat yang digunakan untuk pekerjaan konstruksi, pertambangan, pertanian dan industri lainnya.

 

 

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Jenis & Fungsi Alat Berat Excavator

 

 

Alat berat ini terdiri dari dipper, boom, rel dan komponen lainnya, sebagai penunjang fungsinya sesuai jenis pekerjaan yang dilakukan, seperti penggalian, pembuatan parit, atau pembongkaran. 

 

Mesin pada ekskavator bergerak dengan sistem hidrolik,  untuk menggerakkan lengan dan bucket dengan maksimal yang membantu pengerjaan pemindahan tanah dan material. 

 

Alat berat ini terbilang salah satu mesin multifungsi dalam beroperasi, karena dapat digerakkan dalam 360 derajat dan cocok untuk digunakan untuk bebatuan dan tanah. Rel pada roda atau ban memudahkan operator menggerakkannya di area sulit, sehingga memudahkan pemindahan material dan lokasi lain.

 

Ekskavator juga memiliki berbagai pilihan ukuran, dari excavator mini hingga ekskavator berukuran besar, dan jenis seperti dragline, crawler, dan ekskavator hisap, dengan fungsi masing-masing. 

 

 

Apa Itu Wheel Loader?

 

Excavator vs Wheel Loader

 

Walau ekskavator sering digunakan untuk penggalian, wheel loader menjadi alat berat yang sangat digunakan untuk lokasi konstruksi.

 

Wheel loader banyak digunakan karena memiliki mobilitas dan beban yang dapat diangkut dengan mudah. Bucket wheel loader juga lebih besar daripada ekskavator.  

 

Wheel loader memiliki berbagai ukuran, dari yang kecil, sedang, dan besar. Selain itu, struktur kuat dengan as roda depan dan belakang, yang menopang beban besar dengan baik. Walau begitu, loader ini tidak diperuntukkan pada proses penggalian. 

 

 

Excavator vs Wheel Loader

 

Wheel loader dan eskavator punya fungsi yang berbeda. Ekskavator dapat dengan mudah melakukan penggalian tanah, tapi wheel loader bersifat memindahkan material. 

 

Selanjutnya dilihat dari kapasitas bucket. Loader lebih efisien dari ekskavator karena memiliki bucket yang lebih besar dan masih bisa digunakan untuk menggali, walau penggalian bukan tujuan utama penggunaan alat berat ini. 

 

Dari fungsi komponen dan kapasitasnya, ekskavator dapat digunakan untuk tugas berat, seperti memecah tanah. Untuk, wheel loader lebih baik untuk mendorong dan menarik beban. 

 

Sebenarnya, kedua alat berat ini saling berhubungan karena fungsinya berkaitan untuk menyelesaikan aktivitas berat dalam konstruksi atau pertambangan. Dimana satu mesin menangani penggalian, sementara yang lain bergerak di sekitar tumpukan tanah yang dibuat untuk membuang material berlebih di lokasi.

 

Waktu Pakai yang Tepat

 

Untuk memutuskan mana yang lebih cocok, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti : 

 

Dari Sisi Fungsi

 

Apa yang Anda butuhkan di lokasi kerja? Jika ingin menggali tanah dengan rapi tanpa merusak sekitarnya, ekskavator bisa jadi pilihan terbaik. 

 

Akan tetapi, wheel loader bisa jadi pilihan lebih baik jika Anda butuh mengolah tanah dan puing di sekitar lokasi dan perlu mengangkutnya ke tempat lain. 

 

Biaya Berkelanjutan

 

Tentu saja, Anda harus mempertimbangkan biaya operasional untuk setiap penggunaan alat berat. Perkirakan anggaran perawatan untuk misalnya pergantian komponen yang rusak antara wheel loader dan ekskavator. 

 

Area Pengoperasian

 

Jika medan proyek dengan permukaan kasar dan penuh bebatuan, excavator lebih efisien digunakan. Sementara, wheel loader akan efisien jika dioperasikan di medan dengan permukaan tanah berpasir. 

 

Ruang Gerak Alat Berat

 

Area atau ruang kerja juga sangat menentukan alat berat yang Anda butuhkan. Ekskavator masih bisa beroperasi di ruang kecil karena gerakannya 360 derajat dan lebih punya fleksibilitas. 

 

Sementara wheel loader bekerja secara efisien, di area yang lebih luas. Pengoperasian membutuhkan ruang gerak yang luas, khususnya saat berputar. 

 

Kapasitas Bucket yang Dibutuhkan

 

Wheel loader memang lebih unggul dari kapasitas bucket, jadi jika Anda butuh penggunaan bucket yang besar, pilih wheel loader. 

 

 

 

Kesimpulan

 

Excavator vs Wheel Loader, kedua alat berat ini punya kelebihan dan kekurangan dalam penggunaannya, namun keduanya sangat dibutuhkan dalam berbagai pekerjaan konstruksi atau pertambangan. 

 

***

 

Di BCTN semua ada. Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap. 

 

Butuh saran? Hubungi kami.

 

Facebook Twitter
<< Kembali Ke Halaman Sebelumnya
Your Message Has Been Sent..