Sebagai salah satu alat berat yang multifungsi di berbagai industri, excavator punya banyak jenis. Salah satunya Excavator Amphibious.
Sering juga disebut sebagai excavator Swamp yang merupakan jenis mesin konstruksi yang secara khusus bekerja di lingkungan sulit, seperti di atas air atau di area berawa.
Baca Juga: Traktor vs Excavator: Mana Pilihan Terbaik Anda?
Jika dibandingkan dengan jenis konvensional, amphibious punya kemampuan unik bekerja di perairan dangkal hingga kedalaman yang jauh.
Fitur dan Spesifikasi pada Excavator Amphibious

Untuk dapat bekerja dengan maksimal di berbagai kawasan, amphibious didesain khusus dengan dukungan banyak fitur dan sistem yang canggih, diantaranya :
Pontoons
Excavator jenis ini memiliki ponton pada sisi bawahnya yang memberikan kemampuan daya apung dan stabilitas ketika beroperasi di atas air. Biasanya komponen ini berbahan tahan korosi dan dapat menahan beban berat mesin.
Track System
Sistem trek untuk amphibious dapat mendukung traksi yang optimal pada tanah lunak atau kawasan perairan. Trek lebih lebar dengan kaki-kaki khusus akan memberikan stabilisasi mesin saat bekerja.
Sistem Mesin
Mesin untuk excavator amphibi ini berukuran lebih besar dari kebanyakan jenis excavator. Hal ini karena kinerja mesin harus lebih besar dan kuat untuk mendukung aktivitas alat berat yang satu ini. Berbahan bakar diesel lengkap dengan sistem pendingin yang berfungsi menjaga kondisi mesin, baik di kawasan perairan atau kering.
Sistem Hidrolik
Komponen pada sistem hidrolik juga dirancang harus tahan air dan kelembaban tinggi untuk memaksimalkan kinerja mesin.
Kapasitas Bucket
Kapasitas bucket excavator yang satu ini punya beberapa jenis, namun ukurannya lebih besar dari jenis konvensional karena harus mengangkut banyak muatan sekali gerak.
Perbedaan dengan Excavator Konvensional

Kemampuan di Berbagai Medan
Perbedaan yang paling terlihat jelas dengan jenis biasa adalah kemampuan amphibious bekerja di perairan. Sehingga untuk kebutuhan infrastruktur seperti pembangunan pelabuhan, pengerukan perairan atau proyek pertambangan dalam area rawa atau perairan dangkal dibutuhkan lebih dari sekedar excavator biasa.
Memiliki Desain Khusus
Tentunya desain alat berat ini harus disesuaikan dengan lingkungan kerjanya, jadi ada beberapa komponen yang ada pada excavator Swamp, namun tidak terdapat pada excavator biasa.
Stabilitas
Amphibious cenderung lebih stabil ketika digunakan pada tanah lunak atau di atas air, karena adanya ponton dan sistem trek yang ideal.
Kecepatan
Namun, dari sisi kecepatan, jenis amphibi lebih lebar daripada jenis konvensional. Pasalnya, excavator biasa hanya digunakan pada medan kering dan tanah keras.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, excavator amphibious menjadi teknologi terkini dari alat berat yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan aktivitas di lingkungan perairan. Hadirnya alat berat ini, dapat membantu pengerjaan berbagai proyek konstruksi di area sulit dan mustahil dikerjakan dengan alat berat biasa.
***
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas? Di BCTN semua ada.
Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.