Chain Hoist vs Lever Hoist : Mana Lebih Baik?

Saat ingin memindahkan atau mengangkat beban atau benda berat, kerekan atau hoist merupakan alat yang sangat diperlukan. Ada dua jenis hoist manual yang populer digunakan, yakni chain hoist dan lever hoist dengan berbagai fungsinya. 

 

Chain hoist dan lever hoist pada dasarnya memiliki fungsi dan tujuan yang sama, yakni mengangkat atau memindahkan beban berat. Namun, keduanya memiliki berbagai perbedaan. 

 

Apa saja? Mari kita bahas selengkapnya!


 

A. Chain Hoist

 

 

Chain hoist atau disebut juga kerekan rantai tangan atau blok rantai merupakan peralatan yang dirancang untuk mengangkat beban berat secara vertikal. 

 

Pengoperasian alat ini dengan menarik rantai, yang beroperasi melalui blok berisi roda gigi yang menaikkan atau menurunkan beban. Rantai dililitkan di sekitar katrol untuk mengangkat beban dan cocok untuk pengangkatan dan penurunan barang secara vertikal di mana diperlukan ketinggian pengangkatan yang signifikan. 

 

Karakteristiknya : 

 

-  Jenisnya terdiri dari manual yang memerlukan kekuatan pekerja untuk menarik rantai dan elektrik yang menggunakan listrik untuk menggerakkan alat pengangkatan. 

 

- Mekanisme pengangkatan dengan katrol yang memiliki pengait dam rantai. 

 

- Kapasitas beban lebih tinggi dan mampu mengangkat beban berat. 

 

- Biasanya digunakan di lokasi konstruksi dan gudang. 

 


 

B. Lever Hoist

 

Di sisi lain, lever hoist atau kerekan tuas, yang sering disebut juga puller merupakan alat pengangkatan dengan sistem tuas dan ratchet, sehingga ideal untuk menarik, mengangkat, atau memposisikan beban baik secara vertikal maupun horizontal. 

 

Desainnya lebih ringkas memungkinkan kontrol beban yang lebih presisi. Dengan tuas untuk mengaktifkan mekanisme pengangkatan untuk memindahkan beban lebih fleksibel. 

 

Karakteristiknya : 

 

- Jenis lever hoist biasanya dengan sistem manual. 

 

- Mekanisme pengangkatan menggunakan pegangan tuas dengan sistem ratchet. 

 

- Metode operasional dengan memutar tuas untuk memindahkan beban. 

 

- Kapasitas beban lebih rendah dari jenis chain namun dengan kontrol yang lebih baik. 

 

- Penggunaan kerekan tuas memungkinkan lebih efektif di ruang terbatas atau saat perlu menggerakkan beban dengan presisi dan mudah.

 

 

Chain Hoist vs Lever Hoist

 

 

Mekanisme Pengoperasian

 

Dua jenis keretakan ini memiliki mekanisme pengoperasian yang berbeda untuk mengangkat beban, dengan masing-masing menawarkan keunggulan mekanisnya sendiri.

 

Pada jenis kerekan rantai, sistem mekanis menarik rantai memutar roda gigi, yang nantinya akan mengangkat rantai lain untuk menahan beban sehingga memungkinkan mengangkat beban berat secara vertikal. Sementara jenis penarikan tuas beroperasi ketika tuas diputar yang melibatkan sistem ratchet dan roda gigi internal yang menggerakkan rantai dan menaikkan atau menurunkan beban. 


 

Fleksibilitas

Dari sisi fleksibilitas, jenis lever hoist lebih fleksibel karena bisa mengangkat beban secara vertikal dan horizontal, serta dapat digunakan untuk area yang sempit. Sementara untuk jenis chain hoist, hanya mengangkat secara vertikal di lokasi dalam ruangan seperti gudang.

 

Kapasitas

Untuk jenis rantai umumnya bisa mengangkat dengan kapasitas angkat tinggi daripada jenis tuas. 

 

Kesimpulan

Apakah Anda memilih kerekan rantai atau kerekan tuas akan sangat bergantung pada sifat tugas Anda, lingkungan tempat Anda bekerja, dan seberapa banyak beban yang akan Anda hadapi.

Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas? 

Di BCTN semua ada. 

Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia dan Zoomlion, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap. 

Butuh saran? Hubungi kami.

Facebook Twitter
<< Kembali Ke Halaman Sebelumnya
Your Message Has Been Sent..