Dalam pekerjaan konstruksi, pertambangan hingga pengolahan tanah di perkebunan, selalu dibutuhkan alat berat untuk membantu semua pekerjaan berat yang tidak bisa dikerjakan dengan tenaga manusia.
Namun, sebelum menggunakan alat berat, Anda harus memahami jenisnya, karena tiap alat berat punya fungsi yang berbeda. Seperti alat berat untuk penggalian tanah.
Jika sedang butuh info alat berat untuk menggali tanah, artikel ini bisa menjawab kebutuhan Anda.
Alat Berat untuk Penggalian Tanah

Jenis alat berat yang dikhususkan untuk penggalian tanah merupakan perangkat atau mesin untuk membantu proses pengolahan dan pemindahan tanah, bebatuan, atau material lainnya dari suatu tempat ke tempat lain.
Alat ini dikerjakan untuk berbagai proyek konstruksi, misalnya pembangunan jalan, jembatan, gedung, atau pertambangan.
Tentunya penggunaan alat berat ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi waktu kerja, dan memastikan keselamatan pekerja dalam proyek yang membutuhkan tenaga besar yang tidak bisa dilakukan secara manual.
Tentunya, dalam pekerjaan berbagai industri, misalnya konstruksi hingga pertanian, penggalian tanah melibatkan aktivitas pengerjaan tanah dan material dari permukaan sampai kedalaman yang dibutuhkan.
Proses ini bisa dilakukan untuk pengerjaan pembuatan pondasi, membentuk saluran air, atau memindahkan material dan tanah. Beban pengerjaannya yang berat membuat alat-alat ini dirancang memiliki kualitas tinggi, tenaga besar, dan efisiensi besar saat digunakan.
Jenis-Jenis Alat Berat Penggalian Tanah

Excavator
Excavator bisa dibilang jadi salah satu alat berat paling banyak digunakan, khususnya untuk penggalian dan pengolahan tanah.
Alat ini terdiri dari lengan panjang dengan bucket di ujungnya, yang berfungsi untuk penggalian dan pemindahan material. Selain itu, terdapat juga crawler dan track kokoh yang bisa memadatkan tanah.
Excavator dapat digunakan dalam berbagai kondisi tanah dan memiliki beragam jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Backhoe Loader
Backhoe loader hampir mirip dengan excavator. Aalat berat ini berfungsi untuk penggalian dan pengangkutan berbagai jenis tanah dan material.
Alat ini memiliki loader di sisi depannya sebagai pengangkut material. Sementara untuk sisi belakangnya dilengkapi dengan bucket kecil untuk penggalian. Terdapat juga attachment backhoe yang digunakan untuk penggalian tanah dan membawa berbagai material untuk dipindahkan atau dibuang.
Backhoe Loader kerap digunakan untuk penggalian terowongan, lubang, galian pipa dan lainnya. Penggunaannya juga lebih fleksibel karena adanya slewing ring yang membuat alat ini bisa berputar 360 derajat.
Clamshell
Clamshell adalah alat berat berbentuk unik, dengan bucket berbentuk seperti cangkang kerang. Alat ini diperuntukkan untuk menggali tanah untuk kedalaman tertentu atau membuat lubang vertikal, lumpur, bebatuan dan lainnya, khususnya di area yang sulit dijangkau oleh alat berat yang lain.
Clamshell memiliki dua jenis, yakni light duty bucket dan heavy duty bucket yang dipergunakan sesuai kebutuhan penggalian berat dan ringan.
Dragline
Dragline adalah alat berat yang terkenal sebagai alat gali dengan lengan panjang dengan bucket yang digerakkan menggunakan kabel. Alat ini digunakan untuk penggalian dan pemindahan material kemudian diteruskan pada pengakutan lain. Biasanya sering digunakan pada kegiatan pelabuhan, penambangan, penggalian di area berair atau bawah air dan area yang membutuhkan jangkauan panjang.
Drilling Machine
Drilling machine menjadi alat berat untuk penggalian khusus, misalnya pembuatan lubang pondasi, saluran kabel, atau jalan pipa air. Mesin dilengkapi dengan mata bor yang dapat menggali tanah sampai kedalaman tertentu.
Umumnya, drilling berfungsi membuat tiang pancang pondasi hingga menggali tanah untuk pemasangan jaringan bawah tanah.
Bucket Wheel Excavator
BWE juga adalah alat berat besar yang diperuntukkan dalam proyek skala besar, seperti pertambangan. Alat ini terdiri dari roda besar dengan beberapa bucket yang membantu proses penggalian dan pemindahan material secara kontinu.
Ada 3 jenis BWE, yakni terrace cut sebagai penggalian dengan memotong ke arah depan, dropping cut untuk penggalian memotong di sisi bawah, serta combination cut, sebagai gabungan dua jenis sebelumnya.
Scraper
Scraper sendiri memiliki mesin pengupas lapisan tanah atas. Terdiri dari bucket besar yang dapat memuat tanah dan material ketika digerakkan. Setelah material terkumpul, scraper memindahkannya ke lokasi lain serta mengosongkan bucket.
Keunggulan penggunaan scraper adalah lebih efisien dalam pengerjaan proyek dengan jarak pengangkutan pendek sampai menengah, serta dapat beroperasi di area yang luas dengan cepat.
Power Shovel
Jenis selanjutnya adalah power shovel yang merupakan alat gali di pertambangan. Digerakkan dengan listrik atau diesel, alat ini memiliki bucket besar yang bisa menampung banyak tanah dan material.
Selain bucket, alat ini juga memiliki hoist cable, crowd cable, stik hingga boom sebagai attachment pendukung untuk pengoperasian power shovel. Saat ini, shovel yang umum digunakan dioperasikan dengan sistem hidrolik.
Faktor Pemilihan Alat Berat

- Jenis material dan tanah yang akan dikerjakan.
- Luas area : Proyek kecil hingga besar membutuhkan alat dengan kapasitas yang sesuai.
- Kondisi medan, apakah berbukit, rawa, atau datar.
- Efisiensi pada waktu yang artinya disesuaikan dengan target pengerjaan.
Kesimpulan
Alat berat untuk penggalian tanah menjadi bagian penting dalam pekerjaan besar. Ada banyak jenis alat yang bisa digunakan dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan proyek dengan efisien.
Pemilihan alat yang tepat tak hanya mempercepat proses penggalian, namun juga memastikan keberhasilan proyek secara menyeluruh.
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas?
Di BCTN semua ada.
Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.