Sedang menekuni bisnis konstruksi atau pembangunan jalan, Anda pasti membutuhkan berbagai jenis alat berat, seperti jenis roller.
Roller merupakan jenis alat berat yang dirancang untuk memadatkan tanah dan material lainnya sebelum pengerasan jalan. Penggunaan roller akan sangat membantu mencegah terjadinya masalah pada lahan yang bisa menyebabkan keausan dan kerusakan proses pemadatan.
Baca Juga: Three Wheel Loader, Alat Berat dengan Roda Ajaib
Ada dua jenis roller yang umum digunakan, yakni Padfoot Roller dan Smooth Roller. Keduanya punya masing-masing kelebihan dan kekurangan. Apa saja perbedaannya?
Padfoot Roller

Padfoot Rollers atau disebut juga roller kaki domba atau sheep's foot roller menjadi jenis alat berat konstruksi untuk pemadatan tanah dan material granular.
Dalam proses kerjanya, terdapat pengadukan untuk pemadatan. Alat ini memiliki drum dengan permukaan bergerigi yang digunakan menekan material pada kedalaman yang ditentukan. Nantinya gerigi akan menghasilkan lebih banyak kekuatan di tiap titik dan mengaduk tanah lebih kuat.
Roller drum menggunakan kombinasi berat dan getaran dalam memadatkan tanah. Kekuatan getar dari vibratory menghasilkan kapasitas pemadatan yang optimal.
Proses ini tak hanya meningkatkan kekuatan tanah tapi juga efektif dalam menangani kelembaban tinggi dan material kohesif pada tanah.
Smooth Roller

Roller yang satu ini memiliki jenis drum baja halus dan besar yang bekerja dengan adanya benturan, getaran, dan tekanan statis dalam memadatkan permukaan tanah campuran, pasir dengan kerikil dan material granular.
Alat ini bekerja dengan menggetarkan partikel kasar dalam tanah. Partikel seperti kerikil akan hancur dan mudah dipadatkan dan siap untuk proses pengerasan jalan.
Rol drum dalam alat berat ini umumnya digunakan untuk area luas dengan permukaan tanah keras, seperti penuh pasir dan kerikil. Namun, tak jarang juga digunakan untuk area kecil seperti jalan setapak.
Dua jenis smooth roller, yakni :
Drum tunggal
Mesin dengan satu drum berputar besar di depan dan dua ban di belakang. Menciptakan traksi dan kemampuan manuver yang optimal, tapi tidak menghasilkan gaya dalam pemadatan tugas berat.
Drum ganda
Jenis ini memiliki drum depan dan belakang sebagai penghasil tenaga tambahan dalam proses pemadatan. Akan tetapi, kurang dalam menghasilkan stabilitas dan traksi lebih rendah dari jenis drum tunggal.
Padfoot Rollers vs Smooth Roller

Jenis smooth roller menjadi pilihan yang lebih baik pada proyek konstruksi dan perbaikan jalan standar, karena roller jenis ini menghasilkan permukaan yang lebih rata dan halus. Anda dapat menggunakan versi drum tunggal untuk pembuatan trotoar dan pondasi bangunan, sementara roller drum ganda untuk lokasi parkir dan jalanan dengan area luas.
Sementara untuk penggunaan roller Padfoot, umumnya digunakan untuk proyek yang butuh peningkatan penetrasi pada tanah berlumpur atau kohesif serta jenis tanah liat padat. Mesin alat berat ini tidak dapat bekerja untuk permukaan tanah berpasir, apalagi tonjolan geriginya diperuntukkan untuk mengolah tanah daripada memadatkan tanah.
Kesimpulan
Padfoot Roller dan Smooth Roller menjadi alat berat yang penting dalam proyek pemadatan dan perataan tanah. Memahami fungsi dan metode kerja dari dua jenis roller ini, Anda dapat memaksimalkan efektivitas alat dan memastikan struktur yang dibangun sudah dengan pondasi yang kuat dan stabil.
***
Butuh alat berat dengan suku cadang terjamin dan berkualitas? BCTN jawabannya. Sebagai distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, ketersediaan suku cadang, hingga inspeksi mesin tersedia lengkap.
Hubungi kami untuk info lebih lanjut.