Dalam pengerjaan pengaspalan jalan, proses perataan aspal jadi bagian penting demi menghasilkan permukaan jalan halus dan merata.
Perataan aspal sendiri memerlukan dukungan alat-alat berat khusus yang memiliki fungsi spesifik masing-masing dalam proses pengerjaan aspal, mulai dari penyebaran sampai pemadatan.
Untuk lebih lengkapnya, ini beberapa alat berat untuk meratakan aspal dan penggunaannya di lapangan.
Asphalt Paver
Merupakan alat berat yang sering digunakan untuk proses pengaspalan. Alat ini berfungsi untuk memudahkan penyebaran dan perataan campuran aspal panas di permukaan jalan yang sudah disiapkan, termasuk menyamakan ketebalan sesuai kebutuhan jalan.
Asphalt paver terdiri dari berbagai ukuran dan jenis, dari berukuran kecil untuk area sempit dan berukuran besar untuk pengerjaan proyek besar, seperti jalan tol atau bandara.
Baca Juga : Three Wheel Roller, Alat Berat dengan Roda Ajaib
Asphalt Mixing Plant
Asphalt Mixing Plant merupakan tempat pencampuran aspal yang terdiri dari bahan-bahan agregat dan pengisi lainnya, untuk membuat campuran aspal sama atau homogen. Alat ini berfungsi menjaga kondisi aspal tetap aman dan berkualitas tinggi.

Tandem Roller
Tandem roller menjadi alat pemadat aspal dengan dua drum baja di bagian depan dan belakang. Alat ini digunakan setelah paver menyebarkan dan memadatkan aspal, kemudian pengerjaan dilakukan untuk mencapai hasil yang lebih padat, stabil, dan berdaya tinggi.
Roller beroperasi dengan metode statis dan getaran untuk memadatkan lapisan aspal. Alat ini akan bergerak maju-mundur secara perlahan agar tidak terjadi kerusakan lapisan yang baru dibuat. Tandem roller juga berfungsi untuk menjaga agar rongga udara hilang dan memperkuat struktur aspal.
Pneumatic Tire Roller

PTR atau Pneumatic Tire Roller menjadi jenis alat berat pemadat aspal dengan teknik roda karet bertekanan tinggi yang berisi angin. Alat ini mampu memberikan pemadatan tambahan pada aspal. Tekanan yang diberikan menyempurnakan penekanan dengan tande, roller.
Roda karet pada alat ini akan menekan aspal secara merata dan menutup pori-pori kecil, apalagi mampu menyesuaikan dengan kontur tanah, sehingga permukaan akhir lebih halus dan merata.
Motor Grader
Motor grader hadir dengan pisau panjang yang menjadi alat berat di tahap awal sebelum pengaspalan. Tujuannya untuk meratakan permukaan tanah, mencampur tanah hingga menguruh dan meratakan. Meski bukan sebagai alat khusus untuk pengerjaan aspal, grader penting untuk pengerjaan permukaan dasar agar rata dan mempersiapkan proses pengaspalan.
Penggunaan motor grader juga digunakan untuk perbaikan jalan lama dan mencegah terjadinya genangan air dan merawat jalan aspal yang akan dibuat.
Cold Planer
Cold planer atau mesin milling digunakan untuk mengupas atau meratakan permukaan aspal lama sebelum kemudian dilakukan pelapisan kembali dengan yang baru.
Mesin ini bekerja untuk mengikis aspal lama dengan drum berputar dan gigi potong. Hasil potongan dari cold planer kemudian didaur ulang untuk digunakan kembali. Penggunaannya dapat menjaga ketebalan aspal yang sehingga permukaan lebih rata.

Scraper
Jenis alat berat ini sering digunakan untuk memotong lereng tanggul dengan menggali tanah dan meratakan jalan raya. Penggalian dengan alat ini dapat dilakukan dengan ketebalan lebih dari 2,5 mm.
Kesimpulan
Keberhasilan dalam proyek pengaspalan jalan tak hanya harus sesuai dengan kualitas bahan dan tenaga kerja, namun pemilihan dan penggunaan alat berat yang tepat. Dengan penggunaan alat yang sesuai, hasil akhir permukaan jalan akan lebih rata, kuat, dan tahan lama.
***
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas?
Di BCTN semua ada.
Kami merupakan distributor resmi alat berat Liugong dan Zoomlion, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.